Ruang komunal di STT Makedonia Ngabang berubah menjadi saksi bisu perjuangan panjang para mahasiswa. Selama tiga hari, pada tanggal 15 hingga 17 Mei 2025, Kursi-kursi tersusun rapi, layar LCD menyala, dan wajah-wajah penuh ketegangan bercampur harapan memenuhi ruangan. Inilah momen yang sudah dinantikan sekaligus ditakutkan oleh mahasiswa. Ya, Sidang Skripsi.
Setelah melewati proses akademik yang panjang, penuh kerja keras dan doa, tibalah mereka duduk di meja sidang. Satu per satu mahasiswa maju, mempresentasikan hasil riset mereka. Lebih dari sekadar data dan teori, sidang ini adalah panggung pertanggungjawaban. Bagaimana mereka merumuskan masalah, meneliti dengan tekun, dan akhirnya menyampaikan temuan yang lahir dari pergumulan panjang.
Suasana kadang menegangkan ketika pertanyaan penguji dilontarkan. Namun di balik itu, tampak juga senyum, tawa kecil, dan rasa lega ketika jawaban berhasil disampaikan. Para dosen pembimbing dan penguji memberikan masukan berarti, apresiasi, sekaligus dorongan agar setiap mahasiswa terus berkembang dalam panggilan akademik dan pelayanan.
Syukur kepada Tuhan, seluruh proses berjalan dengan baik. Tidak ada jerih payah yang sia-sia. Setiap mahasiswa telah mempersembahkan karya terbaik mereka.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan dan Mitra MIKA, para dosen, panitia, serta semua pihak yang sudah menopang proses ini. Namun lebih dari itu, terima kasih kepada para mahasiswa yang berjuang hingga titik ini.
Kini, sidang telah usai. Satu pintu tertutup, namun pintu yang lebih besar sedang terbuka. Pertanyaannya tinggal satu: siapkah kalian melangkah lebih jauh untuk melayani?